RSBI SMAN 1 Baleendah OSL di Benyeng.


Kegiatan Out School Learnig (OSL) yang dilakukan oleh lembaga sekolah menengah sangat jarang kita dengar, bahkan untuk dilingkungan pendidikan didaerah Kabupaten Bandung kegiatan ini sangat langka, bahkan belum pernah dilakukan oleh sekolah-sekolah yang ada khususnya terhadap siswa baru.

Namun lain halnya bagi RSBI SMAN 1 Baleendah,memasuki tahun ajaran baru 2012/2013
seluruh siswa baru yang kemarin berhasil diterima di sekolah tersebut mengadakan Out School Learnign (OSL) dikampung Benyeng Kelurahan Jelekong Kabupaten bandung.

Sebagaimana yang dijelaskan Ketua Panitia Pelaksanaan Ibu Reny Damayanti MPd, yang didampingi Humas M. Arifin MPd, bahwa kegiatan OSL kami laksanakan selama 2 hari, ini merupakan bagian dari pembelajaran kemandirian para siswa baru yang berjumlah lebih kurang 340 siswa, supaya mereka dapat mengetahui bagaimana sebenarnya berkehidupan dimasyarakat secara luas, juga agar dapat memahami pola hidup masyarakat khususnya masyarakat pedesaan yang jauh dari berkecukupan. 

Kegiatan ini dibimbing oleh 18 guru, dimana para siswa tersebut ditempatkan di 120 rumah penduduk yang terdiri dari 6 RT yang ada di kampung Benyeng. Adapun dampak yang dapat dirasakan dari kegiatan yang dilakukan, tentunya para siswa dapat merasakan secara langsung tentang nilai-nilai hidup ditengah-tengah masyarakat serta dapat mensyukuri arti kehidupan yang sebenarnya. Kegiatan ini adalah bagian dari pengembangan pendidikan karakter, juga merupakan bentuk dari bakti sosial serta peduli terhadap lingkungan.

Disaat memberikan pemberitahuan rencana keberangkatan ke Singapura sebagai reward terhadap 2 siswanya yang dikenal sebagai aktivis peduli lingkungan serta berhasil meraih prestasi nilai terbaik dalam mata pelajaran IPA dan IPS, 

Kepala RSBI SMAN 1 Baleendah, AA.Sudaya. MMPd, memberikan tanggapannya bahwa, kegiatan OSL adalah merupakan komitmen kami sebagai Kepala Sekolah dan warga sekolah dalam membina para siswa untuk dapat peduli terhadap lingkungan, terutama terhadap masyarakat kalangan bawah atau kurang mampu,”ujar AA. 

Dimana kebiasaan yang selama ini dianggap kurang baik yang ada pada siswa akan kita ubah secara bertahap. intinya selama ini para siswa selalu dimanjakan oleh orangtua nya untuk belajar disekolah. untuk itu, tambah AA, melalaui OSL yang baru saja selesai dilaksanakan, pihak sekolah berupaya untuk dapat menanamkan pembinaan Pendidikan Karakter terhadap mereka, sebab ilmu yang didapat disekolah semestinya tidak sebatas akademis saja, namun perlunya karakter kepedulian.”jelas AA. 

M.Arifin.MPd selaku Humas SMAN 1 Baleendah menambahkan, para siswa sangat antusias dalam mengikuti kegiatan OSL, dan mereka secara langsung dapat melayani serta memahami masyarakat, khususnya masyarakat yang terlibat pada pelaksanaan OSL tersebut, dan ini sebagai kegiatan awal dalam memasuki tahun ajaran baru di sekolah baru,”ujar Arifin.