OSN XI 2012 Membentuk Generasi Emas Yang Inovatif


Olimpiade Sains Nasional (OSN) XI 2012 dibuka hari ini. Ajang tahunan ini diselenggarakan sebagai sarana mengembangkan kreativitas dan mengaktualisasikan diri dalam membangun dan menumbuhkan semangat berkompetisi baik nasional maupun internasional. 
 Acara pembukaan diisi dengan berbagai pertunjukan kesenian dari para siswa Indonesia. Tema OSN XI 2012 adalah “Membentuk Generasi Emas yang Inovatif, Berbudaya, dan Berdaya Saing.”

Kegiatan OSN sebagai salah satu bentuk sarana aktualisasi para siswa dan guru dalam menampilkan hasil belajar-mengajar di kelas. OSN sekaligus wahana menumbuhkembangkan semangat berkompetisi dan tradisi berprestasi baik di tingkat nasional maupun tingkat internasional. 

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendukbud) Mohammad Nuh menyampaikan, peserta yang tampil dalam OSN adalah siswa dan guru pilihan yang telah melewati berbagai macam seleksi di daerah masing-masing. Menurut Mendikbud, kegiatan OSN yang mulai digelar sejak 2002 perlu terus dipertahankan karena memiliki aspek strategis. “Kita ingin menciptakan dan membangun atmosfer dan budaya berbasis ilmu pengetahuan,” katanya saat memberikan sambutan pada pembukaan OSN 2012 di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Senin (3/09). 

Mendikbud mengatakan, OSN merupakan media untuk menyemai keterampilan anak yang memiliki kemampuan yang bagus dari bebagai jenjang dan daerah. Menurut dia, tidak semua para juara berasal dari kota saja, tetapi juga dari daerah.” Mereka punya potensi bagus. Buka kesempatan untuk mereka dan dorong siapapun yang menjadi juara. Pastikan mereka mendapatkan beasiswa,” katanya. 

Mendikbud menyebutkan, ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) memiliki tiga unsur penting. Pertama, iptek dapat dipakai menyelesaikan persoalan. Kedua, sebagai daya dorong suatu bangsa. Ketiga, Iptek sebagai pemungkin. “Dalam unsur iptek muncul kreativitas dan inovasi,” katanya. (PIH)