Tenaga Honorer Masuk daftar Tunggu CPNS

Pada tahun ini, Pemerintah Kabupaten Bandung tidak akan melakukan penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) baru dari jalur umum. Sebab, Kabupaten Bandung tidak mendapatkan kuota dari pemerintah pusat. Penambahan CPNS tahun ini diprioritaskan untuk tenaga honorer, baik kategori 1 yang didanai APBN/APBD maupun kategori 2. Berdasarkan data terakhir, di Kabupaten Bandung terdapat 333 tenaga honorer kategori 1 dan 3.800 kategori 2. Mereka akan diangkat menjadi CPNS jika moratorium atau penghentian sementara perekrutan PNS sudah berakhir. Namun, jika kuota yang diberikan pemerintah pusat kurang dari jumlah tenaga honorer yang ada, mereka akan diseleksi terlebih dahulu.klik gm Kepala Bidang (Kabid) Umum dan Kepegawaian Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Bandung, Haslili Lindayani, jumlah tenaga honorer di Kabupaten Bandung tercatat sebanyak 4.133 orang yang tersebar di sejumlah instansi. Mereka masuk daftar tunggu setelah pemerintah memberlakukan moratorium. "Setelah ada surat keputusan bersama (SKB) tiga menteri tentang moratorium PNS, tidak boleh lagi ada perekrutan PNS hingga Desember 2012. Tapi, tidak semua tenaga honorer tersebut secara otomatis langsung menjadi PNS. Jika kuota yang diberikan kurang dari jumlah tenaga honorer yang ada, maka kita harus lakukan seleksi," kata Linda kepada "GM", Jumat (7/9). Dijelaskannya, setelah moratorium perekrutan PNS berakhir, Pemkab Bandung tidak akan melakukan penerimaan CPNS dari umum. Apalagi, katanya, anggaran belanja pegawai Pemkab Bandung lebih dari 50 persen. "Pemerintah memperbolehkan merekrut CPNS dari umum jika anggaran belanja pegawainya kurang dari 50 persen. Sementara anggaran belanja pegawai di Kabupaten Bandung sekitar 50,4 persen. Jadi tidak boleh merekrut CPNS dari umum," terangnya. Linda mengungkapkan, sebenarnya hingga saat ini Kabupaten Bandung masih kekurangan pegawai sebanyak 8.465 orang. (B.110)**