Dilecehkan Bupati, Fani Oktora Menggugat

Fani Oktora Istri 4 Hari Bupati Garut- Nama Fani Oktora (18) yang beralamat di Limbangan, Garut, Jawa Barat kini tengah menjadi sorotan media nasional. Nama Fani disorot bukan karena dia mencari perhatian seperti halnya para artis yang kerap meminta media untuk memberitakan sensasi dirinya, tetapi karena Fani Oktora telah diceraikan oleh suaminya Bupati Garut yang bernama Aceng Bachtiar (40), hanya berselang setelah 4 hari pernikahan mereka. 

Berita pernikahan siri Bupati Garut dengan Fani Oktora pada awalnya memang sepi dari pemberitaan media massa. Namun ketika pernikahan itu hanya bertahan selama 4 hari, maka hal inipun langsung menjadi pemberitaan yang heboh diseluruh media-media Indonesia. 

Dari berbagai media massa memberitakan bahwa Aceng Bachtiar pada awalnya berkenalan dengan Fani Oktora melalui seorang ustad di Garut. Aceng juga menyebutkan bahwa dirinya mulai berkenalan dengan Fani pada bulan Juli 2012 yang lalu. Pada saat itu Aceng yang tidak lain adalah Bupati Garut tersebut bermaksud ingin menikah lagi karena rumah tangganya sedang dirudung masalah. Dia sudah pisah ranjang dengan istrinya selama kurun 2 tahun belakangan. 

"Saya menikah di rumah pribadi, disaksikan orang tua dan keluarga Fani," cerita Aceng yang kini berusia 40-an ini. Aceng hendak menikah lagi karena tidak ingin terjebak dalam perzinahan. Nikah siri diambil karena status pernikahan dengan istrinya masih menggantung. 

Atas saran seorang ustad dia pun menikahi Fani. Sang gadis asal Limbangan, Garut itu pun diambil. Oleh mak comblang, Fani disebut perawan. "Tapi ternyata sudah tidak perawan," cerita Aceng. Akhirnya dia memberi talak tiga kepada Fani yang artinya bercerai. Fani hanya dinikahi selama 4 hari dan digauli sebagai istri hanya satu kali. "Saya merasa dibohongi," jelasnya. 

Fani Oktora Tuntut Bupati Garut Minta Maaf Terkait dengan perceraiannya dengan Bupati Garut Aceng Bachtiar, Fani Oktora dan keluarganya menuntut agar Bupati Garut tersebut meminta maaf. Fani dan keluarga menganggap sang bupati telah mencemarkan nama baik keluarga mereka. Sebab sudah tersebar di masyarakat, dia dicerai karena saat dinikahi sudah tidak perawan. 

Saya cuma ingin ada permintaan maaf ke keluarga dan saya," jelas Fani seperti yang dikutip dari situs portal berita online, Detikcom. Fani Oktora juga menginginkan agar Bupati meminta maaf yang disampaikan ke publik. "Saya ingin maaf itu disampaikan ke publik," karena ini merupakan pelecehan terhadap wanita, jelas Fani. 

Terkait dengan tuduhan dirinya sudah tidak perawan lagi oleh Bupati Garut, Fani juga sudah menyanggah pernyatan tersebut. "Saya masih perawan, saya tidak pernah bergaul dengan lelaki lain," tegas Fani. 

Menurut sumber, Bupati Garut Aceng Bachtiar saat menikahi Fani masih berstatus menikah. Namun pengakuan Aceng, dia sudah pisah ranjang dua tahun dengan istrinya.

Editor : Wani Sailan.