Polda Jabar Selidiki Situs PSK di Bandung

Sebuah situs online di dunia maya membuat gempar warga Bandung, Jawa Barat. Sebab, yang ditawarkan adalah wanita pemuas syahwat serta pesta seks. 

Di dalam situs dengan alamat www.cewebisyar.com tersebut, bukan hanya menawarkan sejumlah kaum hawa sebagai pemuas syahwat pria hidung belang saja, namun juga pesta seks. 

Harga para wanita yang ditawarkan dalam situs itu mulai dari Rp700 ribu hingga jutaan rupiah. dan untuk bisa menggunakan layanan ini, para konsumen harus jadi member, baru kemudian melakukan transaksi, membayar uang muka dan melunasi tarif yang berlaku. Situs esek-esek yang menggemparkan warga kota kembang ini membuat polisi angkat bicara. 

Menurut Kapolda Jawa Barat Irjen Tubagus Anis Angkawijaya, situs ini sedang diselidiki oleh petugas kepolisian. Ia berjanji dalam waktu tiga hari situs online esek-esek ini akan terkuak siapa pembuat dan tujuannya. "Penyelidikan sudah berjalan untuk situs-situs porno itu, tiga hari terungkap," katanya. 

Adi, warga Bandung, mengatakan informasi mengenai situs esek-esek tersebut ia peroleh dari teman-temannya. Situs itu ia akui memang tengah diperbincangkan oleh banyak warga Bandung. "Sangat meresahkan sekali karena ikon kota Bandung kan agamis, menurut saya harus diberantas," ujarnya.

Sementara, Polda Metro Jaya telah membongkar jaringan prostitusi via online di internet. Mereka ditangkap saat di Hotel Aston Kuningan Suite kamar 209 dan 211, Setiabudi Utara, Jakarta Selatan. Berasal dari laporan masyarakat dan penelusuran di tiga website tempat mereka memasang iklan, yakni www.krucil.net, www.bintangmawar.net, www.semprot.com, polisi berhasil menjebak dan menangkap para pelaku "bisnis lendir" ini. Mereka ditangkap di Hotel Aston Kuningan Suite kamar 209 dan 211, Setiabudi Utara, Jakarta Selatan pada 5 Desember lalu.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, petugas mengamankan 8 tersangka tindak pidana perdagangan orang atau tindak pidana informasi transaksi elektronik yang menjurus ke arah pornografi. “Tiga orang sebagai pengurus berinisial RW (operator Website), NA sebagai maminya, HD Operasional Lapangan dan lima orang sebagai PSK berinisial NF, SS, WD, EV dan UP," ujar Rikwanto, di Resmob Polda Metro Jaya, Jalan Sudirman, Jakarta, Jumat (7/12).

Mereka pasang iklan di tiga website tersebut dengan tarif beragam, mulai Rp 600 ribu sampai Rp 1,2 juta. Dalam sehari, seorang PSK bisa melayani pria hidung belang lebih dari satu orang. Bahkan ada PSK yang melayani hingga 9 pria dalam sehari. "Penghasilan 1 minggu Rp 50 juta hingga Rp 75 juta, sedangkan untuk masing-masing tersangka, jumlah penghasilan dikurangi pembayaran hotel, masing-masing bisa sekitar antara Rp 5 juta-Rp 10 juta. Bahkan satu hari bisa melayani 9 kali," papar Rikwanto.

Jaringan prostitusi online belakangan ini samakin marak. Selain praktis, cara ini dianggap aman dari pantauan petugas. Pengalola dan para PSK nya tinggal duduk manis, sementara promosi dan transaksi berjalan secara online via internet. Penelusuran pesatnews di forum tersebut menemukan ratusan tempat mesum yang para pengguna forum tersebut rekomendasikan sebagai tempat yang 'servisnya' oke dan PSK mana saja yang juga punya servis yahud.

Cara transaksinya adalah, pemesan tinggal memesan lewat Private Massage (PM) ke germo di situs tersebut, lalu mereka akan memberikan nomor kontak si PSK dan terjadilah transaksi. Tempatnya pun bisa diatur sesuai kesepakatan, bisa di hotel tempat perjanjian bertemu atau ditempat sang mucikari. Biasanya mereka menjadikan apartemen sebagai tempat bisnisnya. Pesatnews menemukan beberapa apartemen yang mereka sebut sebagai mansion untuk tempat bisnis 'lendir' yang mereka jalankan seperti di sebuah apartemen ternama di kawasan Kuningan Jakarta, dan di kawasan Pluit.

Selain rekomendasi, di web tersebut juga terdapat iklan dan penawaran dari para mucikari atau germo. Para WP (Wanita Panggilan) yang ditawarkan berasal dari berbagai profesi mulai dari mahasiswi sampai model dan artis terkenal. Tarifnya pun beragam mulai dari mulai 250 ribu sampai 11 juta untuk sekali 'main'. Khusus untuk artis ternama, situs tersebut membanderol tarif 100-150 juta untuk semalamnya, namun ada syarat khusus bagi para hidung belang yang mau menggunakan jasa para artis bisyar (bisa dibayar) tersebut. Mereka hanya mau melayani nafsu para lelaki nakal hanya diluar negeri. Berdasarkan pengakuan para tersangka, bisnis haram itu sudah berlangsung lebih dari satu tahun. Mereka juga mengakui, sangat banyak pelaku-pelaku bisnis serupa yang memanfaatkan kecanggihan teknologi seperti internet.[rvn/jim]

Editor  : W.Sailan