25 Orang Terkaya di Indonesia Versi Forbes


Majalah Forbes kembali merilis daftar 1.426 orang terkaya di dunia pada tahun 2013. Nilai total harta dari keseluruhan orang terkaya di dunia ini mencapai 5,4 triliun dollar AS. 

Amerika Serikat menjadi negara asal yang paling banyak pada daftar orang terkaya, yakni 442 orang, diikuti oleh negara-negara Asia Pasifik 386 orang, Eropa (366), Amerika (129), serta Timur Tengah dan Afrika (103). 

Dari 386 orang terkaya Asia Pasifik, terdapat 25 orang kaya yang berasal dari Indonesia. Keluarga Hartono masih memimpin daftar orang terkaya di Indonesia. R Budi Hartono masih memuncaki orang terkaya di Indonesia dengan nilai kekayaan mencapai 8,5 miliar dollar AS dengan sumber kekayaan dari perbankan dan tembakau. 

Pemilik BCA dan Djarum ini berada di urutan 131 orang terkaya di dunia versi Forbes, naik dibanding tahun lalu yang berada di posisi 146 dengan kekayaan 6,5 miliar dollar AS. Peringkat kedua orang terkaya di Indonesia adalah Michael Hartono dengan 8,2 miliar dollar AS di urutan 138 orang terkaya di dunia. Tahun lalu, ia juga berada di urutan 138 orang terkaya di dunia dengan kekayaan 6,3 miliar dollar AS. 

Berikut 23 orang Indonesia lainnya yang masuk ke dalam daftar orang terkaya versi Forbes. 

395. Sri Pakash Lohia : Dia menjalankan Indorama Venture dan menjadi pemasok terbesar resin Polyethylene terephthalate (PET) di dunia. Kekayaannya mencapai 3,4 miliar dollar AS. Tahun lalu, dia baru masuk ke posisi 634 dengan kekayaan 2 miliar dollar AS. 

395. Chairul Tanjung : Pengusaha media yang sukses melalui CT Corporation ini memiliki kekayaan 3,4 miliar dollar AS. Sebelumnya, CT juga berada di urutan 634 di daftar orang terkaya versi Forbes di tahun 2012. 

503. Sukanto Tanoto : Pemilik Royal Golden Eagle (RGE) ini memiliki perusahaan kelapa sawit Asian Agri dengan kekayaan 2,8 miliar dollar AS. Tahun lalu, ia masih berada di urutan 418 dengan kekayaan yang jumlahnya sama. 

589. Peter Sondakh :  Ia sukses melalui Rajawali Group dengan kekayaan mencapai 2,5 miliar dollar AS. Sebelumnya, di tahun lalu, ia berada di urutan 464 dengan kekayaan 2,6 miliar dollar AS. 

736. Martua Sitorus : Martua adalah salah satu pendiri dan CEO Wilmar International, perusahaan perkebunan dan pengolah minyak sawit mentah (CPO) terbesar di dunia dan produsen gula terbesar kedelapan. Kekayaannya mencapai 2 miliar dollar AS. Sebelumnya, ia ada di posisi 377 dengan kekayaan 3 miliar dollar AS. 

736. Tahir : Pemilik Bank Mayapada dan memiliki sejumlah realestate dan hotel di Jakarta, Bali, dan Batam serta menara di Singapura. Kekayaannya mencapai 2 miliar dollar AS. 

882. Low Tuck Kwong : Ia adalah pemilik perusahaan batubara Bayan Resources dengan kekayaan 1,9 miliar dollar AS. Tahun lalu, Low menempati urutan 304 dengan daftar kekayaan 3,6 miliar dollar AS. Kekayaannya menurun karena harga batubara merosot di tahun lalu dan tahun ini. 

882. Theodore Rachmart : Pemilik usaha CPO, Triputra Agro Persada, dan turut berinvestasi di Adaro Energy dengan kekayaan 1,7 miliar dollar AS. 

882. Hary Tanoesoedibjo : CEO MNC dengan kekayaan 1,7 miliar dollar AS. 

931. Keluarga Achmad Hamami : (1,6 miliar dollar AS) bergerak dibidang Peralatan berat 

931. Murdaya Poo : (1,6 miliar dollar AS) dari berbagai sumber 

931. Djoko Susanto :  (1,6 miliar dollar AS) Ritel Alfamart 

974. Keluarga Ciputra : (1,5 miliar dollar AS) bidang Realestate 

1.107. Edwin Soeryadjaya : (1,3 miliar dollar AS) Batubara 

1.175. Kiki Barki (1,2 miliar dollar AS) Batubara 

1.175. Sjamsul Nursalim (1,2 miliar dollar AS) Ban 

1.250 Garibaldi Thohir (1,15 miliar dollar AS) Batubara 

1.268 Lim Hariyanto Wijaya Sarwono (1,1 miliar dollar AS) CPO 

1.268 Benny Subianto (1,1 miliar dollar AS) Batubara 

1.342 Soegiarto Adikoesoemo (1 miliar dollar AS) Kimia 

1.342 Santosa Handojo (1 miliar dollar AS) Peternakan 

1.342 Harjo Sutanto (1 miliar dollar AS) Produk konsumer 

1.342 Alexander Tedja (1 miliar dollar AS) Realestate

Sumber  :Kompas
Editor    :W.Sailan