Abubakar Serahkan 12.985 Kartu Jamkesmas


CISARUA - Sebagai seorang pejabat publik yang dipilih langsung oleh masyarakat melalui sebuah proses demokrasi, Bupati Bandung Barat, H. Abubakar mengaku tidak pernah menjanjikan sesuatu program gratis kepada masyarakat. 

Karena menurutnya, dengan menjanjikan program yang gratis merupakan salah satu bentuk kebohongan publik. 

Abubakar mengatakan bahwa dirinya selalu menjelaskan kepada masyarakat bahwa beberapa program pemerintah daerah, seperti kesehatan dan pendidikan bagi masyarakat yang kurang mampu tidaklah gratis, tetapi ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah. 

“Karena pada kenyataannya tidak ada hal yang gratis. Melainkan, kami selaku aparat menanggung segala jenis pembiayaanya sebagai bentuk kepedulian kami kepada masyarakat dan untuk meningkatkan taraf kesehatan, pendidikan dan kesejahteraannya,” ujar Abubakar ketika mendistribusikan 12.985 kartu Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) kepada perwakilan masyarakat se- Kec. Cisarua, Minggu (27/1) siang. 

Dan melalui Jamkesmas, Abubakar menerangkan bahwa masyarakat jangan mengartikan akan mendapatkan pelayanan kesehatan gratis. Karena menurutnya, seluruh pembiayaan pelayanan kesehatan yang diperoleh oleh masyarakat kurang mampu ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah. Namun, Ia mengatakan bahwa dalam Jamkesmas ada hak dan kewajiban yang harus dipenuhi oleh para sasaran penerimanya. 

Diantaranya, masyarakat berhak mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak tanpa dipungut biaya sepeserpun. Dan masyarakat juga memiliki kewajiban untuk memberikan data dan informasi yang valid kepada petugas, sehingga penyebarannya bisa lebih tepat sasaran dan tidak terjadi kesalahan yang fatal. 

“Pendistribusian kartu jamkesmas ini merupakan salah satu aplikasi dari Visi Cermat untuk mewujudkan masyarakat yang sehat. Karena kesehatan merupakan modal dasar untuk meraih cita-cita dalam mewujudkan hari esok yang lebih baik dari hari ini” ungkapnya. 

Sementara itu, dalam laporannya, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Bandung Barat, dr. Pupu Sari Rohayati menuturkan bahwa untuk Kec. Cisarua, pihaknya mendistribusikan sebanyak 12.985 kartu Jamkesmas kepada masyarakat kurang mampu yang diakomodir oleh 2 puskesmas, yakni Puskesmas Cisarua dan Puskesmas Pasirlangu. 

“Berdasarkan data dari BPS, sebanyak 469.093 orang masyarakat Kabupaten Bandung Barat berhak mendapatkan fasilitas pelayanan Jamkesmas. Sedangkan realisasi jumlah penerima setelah dilakukan verifikasi hanya sebanyak 468.792 orang saja,” pungkasnya singkat. (WS)

Editor  :W.Sailan