Guru Juga Lakukan Pelecehan Seksual, Sakit Apa Bangsa Ini


Kasus dugaan pelecehan seksual oleh seorang guru terhadap murid di sebuah sekolah lanjutan atas di Jakarta, sudah sampai ke telinga Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo.

Bahkan Gubernur cukup geram mendengarnya, dan segera memerintahkan Dinas Pendidikan DKI Jakarta mencopot TF, guru yang juga wakil kepala sekolah tersebut dicopot dari jabatannya jika terbukti melakukan pelecehan seksual. "Sudah saya cek, sudah saya perintahkan langsung dilepas jabatan wakil kepala sekolah itu. Karena itu sebuah contoh yang tidak baik," kata Jokowi, Jumat (1/3).

Jokowi menyayangkan kejadian tersebut. Apalagi Pemprov DKI saat ini sedang gencar mensosialisasikan pentingnya pendidikan dengan kualitas guru yang baik.

TF diduga melakukan pelecehan seksual pada muridnya, MA. Namun, saat bertemu Ketua Komnas Perlindungan Anak Aries Merdeka Sirait, TF berkeras membantah tuduhan itu. Bantahan itu disampaikan juga di hadapan MA dan guru lainnya.

Menurut TF, kasus ini adalah modus pihak lain untuk menjatuhkan nama baiknya. TF bahkan menuding oknum guru berinisial Y adalah orang di balik kasus ini. Anehnya bantahan TF itu membuat MA marah. Ia bahkan mengamuk saat mendengar jawaban dari TF. Sambil menangis MA berusaha memukul TF karena dianggap berbohong. Kemarahan MA baru mereda setelah guru dan sejumlah teman menenangkannya.

Kasus dugaan pelecehan seksual di salah satu SMA di Jakarta Timur ini mencuat setelah MA mengaku beberapa kali mengalami pelecehan seksua

TINDAKAN yang dilakukan Wakil Kepala Sekolah sebuah sekolah di Jakarta untuk melakukan pelecehan seksual kepada anak didiknya sungguh membuat kita tidak habis mengerti. Kita pantas bertanya, sedang sakit apa sebenarnya bangsa ini, sampai-sampai seorang pendidik tega untuk melakukan hal itu kepada muridnya. 

Kita bawa peristiwa ini sebagai penyakit bangsa, karena itu hanya sebuah kasus. Sebelumnya begitu banyak hal-hal yang tidak masuk akal, seperti orangtua yang berulangkali memperkosa anaknya, sampai anaknya meninggal dunia karena penyakit kelamin yang ditularkan. 

Perbuatan itu pasti tidak akan dilakukan apabila bangsa ini sehat. Pikiran yang dikembangkan bukan tindakan bejat, yang bukan hanya tidak pantas dilakukan, tetapi tidak memiliki rasa kemanusiaan. Bayangkan saja, wakil kepala sekolah itu sampai empat kali melakukan tindakan yang tidak pantas kepada anak didiknya. Ia menggunakan kekuasaannya di sekolah untuk memaksa sang murid mau memenuhi nafsu setannya. 

Sungguh tepat Gubernur Joko Widodo langsung memerintahkan untuk mencopot jabatan sang wakil kepala sekolah dan juga memecatnya sebagai guru. Ia tidak pantas untuk menjadi guru yang seharusnya menjadi panutan dari anak-anak didiknya. 

Hal yang selanjutnya perlu kita lakukan adalah menyehatkan bangsa ini. Bagaimana kita bersama-sama berbuat untuk menjadikan bangsa ini memiliki pikiran yang produktif. Kita berlomba-lomba berbuat kebaikan, bukan justru terpancing berbuat kejahatan. Tentu kita perlu membuat lingkungan yang juga sehat. Kita harus menghargai orang-orang yang berkarya tinggi. Kita panggungkan mereka di tempat yang terhormat agar bisa menginspirasi banyak orang untuk mencoba melakukan hal yang sama. 

Manusia diberi akal untuk menghasilkan karya yang bermanfaat bagi dirinya dan lingkungan sekitar. Setiap orang sebenarnya diberikan kelebihan untuk bisa meraih prestasi tertinggi. Hanya saja semua itu harus dirangsang oleh hal-hal yang positif agar hasilnya memang sesuai dengan yang kita harapkan. 

Berulangkali kita sampaikan bahwa salah satu yang perlu kita lakukan adalah membangun masyarakat berbasis pengetahuan, knowledge based society. Semua itu hanya bisa dilakukan apabila kita mampu mengembangkan pendidikan yang benar. 

Seorang pendidik menyampaikan bahwa bangsa Israel bisa membuat dari satu juta penduduknya, 16.500 warganya menjadi ilmuwan. Bangsa Amerika bisa mendorong dari sejuta penduduknya, 6.500 warganya menjadi ilmuwan. Kita bangsa Indonesia, dari sejuta penduduknya hanya 65 orang saja yang menjadi ilmuwan. Semua ini menunjukkan bahwa pengetahuan belum dijadikan landasan untuk meningkatkan kualitas hidup. Tingkat kepuasan hidup pada kita (baca masyarakat indonesia) masih pada hal-hal yang bersifat materi. Bahkan yang lebih berbahaya, kita menghalalkan segala cara untuk memenuhi hal itu. 

Untuk mengubah orientasi itu, maka yang diperlukan adalah contoh. Terutama para pemimpin harus mau berkorban untuk memberikan contoh kepada rakyatnya bagaimana menjalani hidup yang bermanfaat tersebut. Celakalah apabila pemimpin tidak mau dan tidak mampu memberikan contoh yang baik. 

Masyarakat bukan hanya tidak tahu harus berjalan ke mana, tetapi mereka jadi tidak memiliki pegangan. Contoh yang mereka lihat sehari-hari adalah contoh yang tidak pantas untuk ditiru. Bangsa ini sakit karena para pemimpinnya yang sedang sakit. Setiap hari yang dipertontonkan bukan hal-hal yang mencerdaskan dan mencerahkan, tetapi hanya sekadar perebutan kekuasaan dan kekayaan. Para pemimpin bukan mempertontonkan kebersamaan dan kepedulian, tetapi permusuhan. 

Berbagai tekanan kehidupan baik ekonomi, politik, dan sosial akhirnya membuat masyarakat tertekan dan frustasi. Ekspresi dari sikap frustasi menjadi sangat negatif, salah satunya pelampiasannya ke arah seksual. Tidak usah heran apabila pelecehan seksual menjadi sesuatu yang biasa. 

Kita perlu mengembalikan kehidupan masyarakat ke kondisi yang sehat. Untuk itu kita harus memperkaya kehidupan masyarakat dengan santapan batin yang sehat. Orang Romawi mengatakan: "manusia tidak hanya sekadar membutuhkan roti, tetapi mereka perlu komedi." Oleh : Suryopratomo.

Kasus dugaan pelecehan seksual oleh seorang guru terhadap murid di sebuah sekolah lanjutan atas di Jakarta, sudah sampai ke telinga Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Bahkan Gubernur cukup geram mendengarnya, dan segera memerintahkan Dinas Pendidikan DKI Jakarta mencopot TF, guru yang juga wakil kepala sekolah tersebut dicopot dari jabatannya jika terbukti melakukan pelecehan seksual. "Sudah saya cek, sudah saya perintahkan langsung dilepas jabatan wakil kepala sekolah itu. Karena itu sebuah contoh yang tidak baik," kata Jokowi, Jumat (1/3). Jokowi menyayangkan kejadian tersebut. Apalagi Pemprov DKI saat ini sedang gencar mensosialisasikan pentingnya pendidikan dengan kualitas guru yang baik. TF diduga melakukan pelecehan seksual pada muridnya, MA. Namun, saat bertemu Ketua Komnas Perlindungan Anak Aries Merdeka Sirait, TF berkeras membantah tuduhan itu. Bantahan itu disampaikan juga di hadapan MA dan guru lainnya. Menurut TF, kasus ini adalah modus pihak lain untuk menjatuhkan nama baiknya. TF bahkan menuding oknum guru berinisial Y adalah orang di balik kasus ini. Anehnya bantahan TF itu membuat MA marah. Ia bahkan mengamuk saat mendengar jawaban dari TF. Sambil menangis MA berusaha memukul TF karena dianggap berbohong. Kemarahan MA baru mereda setelah guru dan sejumlah teman menenangkannya. Kasus dugaan pelecehan seksual di salah satu SMA di Jakarta Timur ini mencuat setelah MA mengaku beberapa kali mengalami pelecehan seksual Editor :W.Sailan