Kurikulum 2013 Belum Ditetapkan


Penerapan kurikulum 2013 disejumlah di Kabupaten Bandung belum ditetapkan sekolah-sekolah. Pasalnya, hingga kini belum ada surat tembusan dari Kementrian Pendidikan mengenai pelaksanaan kurikulum 2013 di Kabupaten Bandung. 

"Sampai saat ini, saya belum menetapkan sekolah mana saja yang akan dijadikan pilot project untuk pelaksanaan kurikulum 2013 di Kabupaten Bandung," ungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bandung, Juhana kepada wartawan di Soreang, Kabupaten Bandung, Jumat (12/7). Walaupun demikian, Juhana mempersilahkan sekolah yang di Kabupaten Bandung menggunakan kurikulum 2013. "Namun segala sesuatunya ditanggung sendiri," tandasnya. 

Menurutnya, jika harus ditetapkan di Kabupaten Bandung ada sekitar 5 persen dari seluruh sekolah di Kabupaten Bandung yang mencapai 1896 sekolah. Yang 5 persen ini nantinya sebagai pilot project penerapan kurikulum 2013 di Kabupaten Bandung. "Namun hingga kini kami masih menunggu surat keputusan dari pusat. Entah kapan penerapan kurikulum 2013 ini bisa diterapkan di Kabupaten Bandung," ujarnya. 

Dikatakannya, penerapan kurikulum 2013 ini masih perlu sosialisasi kepada seluruh tenaga pengajar di Kabupaten Bandung dan sekolah-sekolah. Sementara lanjut dia, di pusat saja kurikulum 2013 masih dalam proses. "Perlu waktu dan berjenjang untuk penerapannya. 

Untuk di Kabupaten Bandung sendiri baru akan disosialisasikan kepada para tutor," ujarnya. Sedangkan mengenai anggaran, kata dia, di Kabupaten Bandung sangat menyesuaikan, seperti untuk peningakatan mutu, sosialisasi, workshop dan pelatihan. Namun kata dia, pusat pun akan memberikan anggaran dalam bentuk dana alokasi khusu (DAK). "Untuk anggaran perlu sinergi antara pusat dan daerah," tandasnya.

Editor   :W.Sailan.