Cara Pemerintah Jaga Bibit Unggul OSN


Olimpiade Sains Nasional (OSN) sejatinya merupakan wadah penjaringan bibit unggul SDM Indonesia. Karena itulah, perlu upaya khusus agar mereka tidak hilang.


Menurut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh, ada tiga hal yang bisa dilakukan untuk menjaga bibit-bibit unggulan tersebut. Pertama, menjaga minat para siswa dalam menekuni bidang keilmuan.

"Karena itulah, sekolah diharapkan tetap memberi peluang kepada para siswa untuk mengeksplorasi potensi diri," kata Nuh usai acara penutupan OSN 2014 di Lombok, NTB, Sabtu (6/9/2014).

Langkah kedua, setelah duduk di kelas XII, para siswa didorong untuk segera mendaftarkan diri ke berbagai perguruan tinggi negeri (PTN) melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Sebab, SNMPTN merupakan jalur prestasi.

Dan ketiga, pemerintah siap memberi beasiswa jika para juara ini melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. "Dengan tiga hal itu, semangat mereka akan terjaga. Karier mereka juga akan terjamin karena perguruan tinggi juga siap untuk menerimanya," papar Nuh.

Mantan Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya itu menjamin, PTN di seluruh Indonesia siap menampung para juara OSN. Baik peraih medali emas, perak maupun perunggu memiliki kesempatan yang sama.

"Beasiswa akan kami berikan jika siswa tersebut diterima di PTN," imbuhnya. (fsl)
(rhs)