Cerdas Cermat Kebudayaan Tingkat Nasional 2015 Ajak Peserta Memaknai Ekspresi Buda


Jakarta, Kemendikbud --- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Museum Nasional Indonesia menyelenggarakan Lomba Cerdas Cermat Kebudayaan Tingkat Nasional 2015 untuk jenjang SMP/Sederajat. Lomba ini diselenggarakan di Museum Nasional pada 24-27 Agustus 2015 dan diikuti oleh perwakilan 27 provinsi dari total 34 provinsi di Indonesia. Kedua puluh tujuh provinsi tersebut telah memiliki museum provinsi sehingga dapat berpartisipasi dan mengirimkan wakil daerahnya dalam lomba bergengsi ini.
Lomba Cerdas Cermat Kebudayaan Tingkat Nasional 2015 kali ini mengusung tema ‘Mewujudkan Generasi Kreatif dan Inovatif melalui Wawasan Kebudayaan dan Perjuangan Bangsa’. Tema ini bertujuan agar para peserta diajak untuk mengingat sekaligus memahami tentang museum termasuk sejarah dan perjuangan bangsa guna membentuk kreativitas dan inovasi guna kemajuan bangsa Indonesia. Uniknya dalam lomba tersebut juga setiap peserta mengenakan pakaian adat dari daerahnya masing-masing sebagai bentuk ekspresi budaya.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Anies Baswedan menyampaikan, berkumpulnya para peserta yang mengenakan pakaian adat dan mewakili daerahnya dalam Lomba Cerdas Cermat Kebudayaan Tingkat Nasional 2015 ini berarti sedang merayakan dan merasakan langsung kebinekaan Republik Indonesia. “Busana yang Anda pakai mencerminkan variasi dan puncak-puncak kebudayaan Indonesia,” katanya saat memberikan sambutan pada acara Pembukaan Lomba Cerdas Cermat Kebudayaan Tingkat Nasional 2015 di Museum Nasional Indonesia, Jakarta, Rabu (26/8/2015).
Mendikbud mengimbau, para peserta Lomba Cerdas Cermat Kebudayaan Tingkat Nasional 2015 agar berpikir lebih dari sekadar mengingat-ingat fakta tetapi juga memaknai apa yang telah dipelajari sebelumnya meskipun hal itu sangat sederhana. “Dibalik sebuah ekspresi budaya, dibalik pakaian yang Anda kenakan, dibalik Bahasa yang Anda gunakan, dan kebiasaan yang Anda lakukan, di situ ada nilai-nilai yang luar biasa,” ujarnya.
Imbauan selanjutnya, kata Mendikbud, agar para peserta Lomba Cerdas Cermat Kebudayaan Tingkat Nasional 2015 termasuk orang tua dan guru pendampingnya untuk dapat menuliskan pengalamannya mengikuti lomba ini dan buat teman-teman lainnya di sekolah agar terinspirasi untuk berpartisipasi dalam lomba tersebut di tahun-tahun mendatang. “Anda tak harus menjadi seseorang untuk menginspirasi teman yang lain, tak harus jadi terkenal untuk menginspirasi. Tuliskan yang anda alami. Ceritakan yang anda alami, biarkan itu menjadi inspirasi buat teman-teman semuanya,” tuturnya.
Mendikbud mengungkapkan, para peserta Lomba Cerdas Cermat Kebudayaan Tingkat Nasional 2015 sudah menunjukan aktivitas yang lebih dari sekadar aktivitas di sekolah dan diharapkan mampu menumbuhkan kepemimpinan yang baik pula. Orangtua dan guru, kata dia, diharapkan mampu menumbuhkan budi pekerti anak-anak tersebut dan mampu menjadi contoh bagi teman-teman lainnya. “Kami semua di seluruh Indonesia punya harapan yang lebih besar tetapi begitu melihat anak-anak cerdas berkumpul, harapan itu menjadi jauh lebih besar,” ucapnya. (Agi Bahari)
Sumber: Kemdikbud.